YOGYAKARTA – Dua mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII), Shendy dan Qonita, resmi menyelesaikan program Magang Falak di Griya Antariksa. Kegiatan yang berlangsung selama hampir tiga pekan, mulai dari 7 April hingga 26 April 2026, ini menjadi ajang bagi keduanya untuk mendalami praktik astronomi Islam secara langsung. Selama masa magang, Shendy dan Qonita menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka tidak hanya terlibat dalam kegiatan rutin di Griya Antariksa, tetapi juga aktif berpartisipasi dalam berbagai program yang diselenggarakan bersama Lembaga Pengkajian dan Pengabdian Ilmu Falak (LP2IF) Rukyatul Hilal Indonesia (RHI). Fokus utama kegiatan mereka meliputi pengenalan berbagai macam instrumen falak, mulai dari perangkat klasik hingga teknologi modern. Tidak hanya sekadar teori, kedua mahasiswa ini dibimbing langsung untuk menguasai cara penggunaan alat-alat tersebut, guna mendukung akurasi perhitungan dan pengamatan benda langit. “Keduanya cukup aktif mengikuti berbagai kegiatan, terutama dalam hal penguasaan instrumen astronomi yang ada di sini,” ujar direktur Griya Antariksa, Mutha Arkanuddin. Program magang ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara akademisi dan praktisi ilmu falak, serta membekali mahasiswa dengan keterampilan teknis yang mumpuni sebelum terjun ke dunia profesional maupun pengabdian masyarakat.
